Setelah mengenal Tipe Data Microsoft Excel dan rumus pada aplikasi Excel, sekarang akan dibahas penggunaan fungsi dalam Excel yang sering digunakan dalam dunia kerja atau administrasi perkantoran. Sudah umum bahwa formula atau rumus disama artikan dengan function atau fungsi . Padahal seharusnya kedua istilah ini memiliki penjelasan yang berbeda
Pengertian Function/Fungsi
Adapun yang dimaksud fungsi secara garis besar merupakan preset dari formula yang bertujuan untuk menyederhanakan formula hingga membuat proses perhitungan data menjadi lebih singkat dan tentunya relatif lebih mudah untuk dikerjakan.
Fungsi adalah rumus-rumus yang telah didefinisikan atau dengan kata lain formula siap pakai yang dibuat untuk menyederhanakan perhitungan yang panjang dan rumit.
Fungsi ihi digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya sebagai berikut.
=AVERAGE(number1, number2, ...)
Number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.
Misalnya, untuk mengisi .nilai rata-rata dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =AVERAGE(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini sebagai berikut.
=SUM(number1, number2, ...)
Number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan. Misalnya, untuk menjumlahkan range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =SUM(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya sebagai berikut.
=MAX(numberI, number2, ...)
Number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan 1dicari nilai
tertingginya. Misalnya, untuk mencari hilai maksimal dari range data E8 sampai G8, maka
rumusnya adalah =MAX(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
Fungsi Min adalah kebalikan dari fungsi Max. Jika fungsi Max untuk mencari nilai tertinggi atau maksimal, Min untuk mencari nilai terkecil atau minimum dari sekumpulan data numerik. Bentuk umum penulisannya sebagai berikut.
=MlN(number1, number2,...)
Number1 , number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Sebagai contoh untuk mencari nilai terendah dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MlN(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih.
Bentuk umum penulisannya sebagai berikut.
=COUNT(number 1, number2, ...)
Number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dihitung jumlah datanya. Sebagai contoh, untuk menghitung jumlah data dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =COUNT(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan memp•unyai kondisi tertentu. Misalnya,
jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bemilai 0. Biasanya fungsi ini
dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut.
Bentuk umum penulisan fungsi ini sebagai berikut.
=IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)
Artinya jika ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan. Jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan.
Dari penjelasan di atas apakah kalian sudah dapat membedakan antara fungsi (Function) dan Rumus ( Formula)?
Cara menggunakan rumus atau formula selalu diawali dengan tanda sama dengan (=).
Selain itu dalam sebuah rumus atau formula dapat terdiri atas satu atau semua dari beberapa hal berikut:
Fungsi-fungsi
Operator perhitungan
Nilai dari angka-angka atau teks secara langsung (konstanta)
Referensi alamat suatu sel atau range
Nama sel/range
Supaya lebih jelas perhatikan gambar bagian-bagian sebuah rumus berikut:
SAMA DENGAN (=): Tanda sama dengan atau “=” merupakan tanda awal dari penulisan formula atau rumus yang harus dituliskan jika kita hendak membuat atau menggunakan formula apapun.
FUNGSI : Fungsi merupakan sebuah kode tertentu yang melakukan kalkulasi tertentu di berdasarkan susunan argumen yang telah di tetapkan pada microsoft
Fungsi bisa digunakan untuk menjalankan perhitungan sederhana atau kompleks. Misalnya fungsi SUM yang merupakan sebuah Fungsi yang digunakan untuk menjumlahkan data.
REFERENSI: Referensi adalah acuan pada sebuah sel atau range pada lembar kerja, baik pada sheet yang sama maupun sheet yang berbeda. pada contoh di atas misalnya B2:B5 merupakan referensi dalam bentuk Range (Kumpulan Cell) sedangkan C2 Merupakan Referensi dalam bentuk sel tunggal.
KONSTANTA: Konstanta merupakan nilai yang bukan hasil dari sebuah kalkulasi perhitungan, karena itu nilainya selalu sama atau tidak berubah. Konstanta dapat berbentuk teks maupun angka yang dimasukkan langsung ke rumus, misalnya angka 3
OPERATOR: Operator merupakan simbol karakter yang menentukan tipe perhitungan yang ingin anda jalankan pada sebuah rumus . Pada contoh diatas yang termasuk operator adalah tanda * (perkalian) dan / (pembagian).
Sintaksis Fungsi
Penggunaan fungsi microsoft pada sebuah rumus selalu diikuti dengan tanda kurung "(...)" dimana dalam tanda kurung tersebut kita bisa memasukkan argumen-argument atau data tambahan yang akan dikalkulasi oleh fungsi tersebut.
NAMAFUNGSI(Argument1;Argument2;Argument3;dst...)
Pada argument Tooltips gambar di bawah ada keterangan argument yang diapit kurung siku"[...]". Tanda kurung siku ini menunjukkan bahwa bagian argument tersebut bersifat opsional atau boleh tidak digunakan.
Supaya lebih jelas perhatikan gambar bagian-bagian struktur fungsi disamping!!!
STRUKTUR: Struktur fungsi dimulai dengan tanda sama dengan (=), yang diikuti dengan nama fungsi, tanda kurung buka, argumen untuk fungsi yang dipisahkan oleh titik koma(;) untuk format bahasa Indonesia atau koma(,) untuk format English, dan tanda kurung tutup. Struktur Fungsi contoh diatas adalah =IF(A2=B2;"Sama";"Tidak Sama")
Apabila sebuah fungsi digunakan tidak pada bagian awal rumus, Tidak perlu menambahkan tanda "=" lagi, cukup 1 sama dengan(=) di awal rumus.
NAMA FUNGSI: Nama Fungsi pada contoh diatas adalah Fungsi IF. Nama fungsi. Untuk daftar fungsi yang ada, klik sel dan tekan Shift + F3.
ARGUMEN: Argumen bisa berupa angka, teks, nilai logika seperti TRUE atau FALSE, array, nilai kesalahan seperti #N/A, atau referensi sel. Argumen yang ditentukan harus menghasilkan nilai yang valid untuk argumen itu. Argumen juga bisa berupa konstanta, rumus, atau fungsi lainnya. Dan untuk catatan bahwa setiap fungsi memiliki argumen yang berbeda-beda.
ARGUMENT TOOL TIPS: Tooltips atau tips alat dengan sintaks dan argumen muncul saat Anda mengetikkan fungsi. Tooltips hanya muncul untuk fungsi bawaan .
Jika sebuah fungsi memiliki argument lebih dari satu maka argumen-argument tersebut dipisahkan dengan tanda pemisah berupa koma(,) atau titik koma(;) sesuai pengaturan regional setting komputer yang digunakan
Berikut Video Tutorial Penggunaan Fungsi SUM, Average, Min, Max dan Rumus IF pada Microsoft Excel